Rapat Kerja DPR RI: Kasad Bahas Kesiapan Pertahanan Nasional

JAKARTA — Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), turut serta dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI. Rapat ini dilaksanakan bersamaan dengan kehadiran Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kepala Staf Angkatan, yang membahas isu geopolitik global serta kesiapan pertahanan RI di Gedung Nusantara II, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026).

Rapat tersebut dipimpin oleh Utut Adianto, Ketua Komisi I DPR RI, dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kasau Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, beserta pejabat utama lainnya dari TNI dan Kementerian Pertahanan.

Dalam rapat, Kasad menegaskan bahwa TNI AD berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan operasional satuan dan kemampuan prajurit dalam menghadapi berbagai ancaman yang semakin kompleks. Salah satu strategi yang direncanakan adalah pengembangan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang akan dibangun di beberapa daerah.

Kasad menyatakan, “Program ini sangat positif. Kami berharap setiap kabupaten dapat memiliki batalyon, serta batalyon-batalyon pendukung lainnya seperti pertahanan udara dan Zeni. Masyarakat daerah terus meminta kapan batalyon tersebut akan hadir di wilayah mereka.” Selain itu, Kasad juga menggarisbawahi dukungan TNI AD terhadap program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto, termasuk proyek infrastruktur dan pengembangan pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkait insiden yang melibatkan anggota prajurit, Kasad mengungkapkan keseriusan TNI AD dalam menegakkan disiplin dan menindaklanjuti setiap pelanggaran sesuai dengan hukum yang berlaku. Ia menambahkan, “Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang ada.”

Rapat kerja ini juga menyoroti pentingnya perkuatan keamanan di wilayah perbatasan, keamanan siber, serta kerja sama pertahanan dengan negara lain sebagai bagian dari upaya diplomasi pertahanan Indonesia. Komisi I DPR RI pun memberikan apresiasi terhadap tindakan-tindakan TNI dalam menjaga keamanan nasional di tengah tantangan geopolitik yang terus berubah, sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan seluruh elemen bangsa dalam memperkuat sistem pertahanan Indonesia. (Dispenad)