TMMD ke-130 Mempercepat Tahap Pembuatan Lantai Jembatan Vital di Cendana

Cendana, Luwu Timur – Pembangunan jembatan yang terletak di Cendana sedang digencarkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo, bekerja sama dengan masyarakat setempat. Setelah menyelesaikan bagian pondasi dan abutment, fokus saat ini adalah pembuatan plat dekker atau lantai jembatan, yang dimulai pada Senin (25/10/2026).

Dengan panjang 12 meter dan lebar 4 meter, jembatan ini menjadi jalur penting penghubung antara Dusun Cendana dan desa di sekitarnya. Progres pembangunan jembatan telah mencapai angka 75 persen hingga kini.

Pemasangan plat dekker mulai dilaksanakan sejak pukul 07.00 WITA, di mana anggota Satgas dan warga berkolaborasi untuk melakukan berbagai tahap, mulai dari pemasangan bekisting sebagai cetakan beton, perakitan besi tulangan, hingga pengecoran lantai jembatan tersebut.

Pemasangan bekisting dilakukan di atas gelagar baja dengan dukungan penyangga yang telah disiapkan. Besi beton ulir berdiameter 16 milimeter kemudian dirakit menjadi dua lapis dengan jarak 15 sentimeter untuk memastikan kekuatan struktur lantai jembatan. Proses pengecoran dilakukan dengan campuran beton K-350 yang memiliki ketebalan plat 25 sentimeter, dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan distribusi beton merata, sehingga menghasilkan struktur yang optimal.

Hingga pukul 14.00 WITA, pemasangan bekisting sudah mencapai 100 persen dan perakitan besi tulangan 90 persen, sementara pengecoran plat dekker berada di angka 40 persen. Satgas menargetkan untuk menyelesaikan pengecoran pada hari berikutnya sesuai rencana.

Kapten Inf Mika Ramang, perwakilan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, mengungkapkan bahwa pembuatan plat dekker sangat krusial bagi kekuatan dan keamanan jembatan yang sedang dibangun. “Kami mempercepat pembuatan plat dekker karena merupakan bagian vital dari struktur jembatan. Dengan spesifikasi beton K-350 dan ketebalan 25 sentimeter, diharapkan jembatan ini mampu meningkatkan aksesibilitas warga, mendukung mobilitas, dan mempermudah pengangkutan hasil pertanian,” jelasnya.

Amir (55), seorang penduduk Dusun Cendana yang bermukim di seberang jembatan, menyatakan rasa senangnya menyaksikan kemajuan pembangunan yang sudah ditunggu-tunggu. “Kami sangat berharap setelah plat dekker selesai, kendaraan seperti motor, mobil, dan truk pengangkut kakao bisa melintas dengan lebih gampang. Terima kasih kepada Satgas TMMD atas kerja kerasnya,” tuturnya.

Penyelesaian plat dekker ini merupakan langkah penting dalam tahap akhir pembangunan jembatan, di mana Satgas TMMD ke-130 bersama dengan masyarakat setempat berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini secepat mungkin sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga sekitar.