Momen Berharga Satgas TMMD: Membangun Keluarga Lewat Kebersamaan di Desa

Cendana, Luwu Timur – Keberadaan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo di rumah-rumah warga Desa Parumpanai dan Desa Cendana lebih dari sekadar tempat beristirahat. Di sinilah persahabatan dan saling pengertian antara prajurit dan penduduk setempat terjalin melalui perhatian dan kebersamaan yang terjalin di setiap harinya.

Contoh nyata dari suasana ini terlihat di rumah Ibu Halimah (52) pada hari Senin (26/10/2026). Dalam kesempatan itu, Ibu Halimah dengan penuh perhatian mengingatkan Prada Ilham (20) untuk tidak bangun terlambat dan tetap disiplin sebagai prajurit TNI.

Dengan sikap penuh kasih, Ibu Halimah juga berpesan agar Ilham tidak melewatkan sarapan sebelum mulai bekerja dan mengingatkannya untuk selalu mengenakan helm saat bertugas di lapangan. Ungkapan nasihat tersebut disampaikan seperti seorang ibu kepada anaknya sendiri.

“Ilham, nak, jangan sampai kesiangan lagi, ya. Tentara itu harus disiplin, harus malu dengan atasan. Jangan lupa mandi, sarapan, dan baru kerja. Selalu pakai helm saat bertugas, itu penting,” pesan Ibu Halimah.

Prada Ilham pun mendengarkan nasihat tersebut dengan penuh rasa hormat. Meskipun setiap hari ia bersama rekan-rekannya ikut serta dalam pembangunan TMMD, perhatian seperti ini dari masyarakat membuatnya merasa terharu.

“Disiplin yang diingatkan Ibu Halimah seperti yang ibuku lakukan di kampung. Karena lelah setelah bekerja, sering kali saya bangun siang. Namun, perhatian Ibu Halimah membuat saya merasa memiliki ibu baru di sini,” ujarnya.

Kedekatan yang terjalin ini menunjukkan sambutan hangat masyarakat terhadap kehadiran Satgas TMMD. Para prajurit yang jauh dari keluarga seakan mendapatkan perhatian dan kasih sayang, sementara warga pun dapat lebih mengenal pasukan TNI yang berkontribusi untuk pembangunan desa mereka.

Interaksi ini tidak hanya terjadi dalam bentuk percakapan. Dalam kehidupan sehari-hari, prajurit dan warga saling berbagi makanan, memberikan dukungan, dan menjaga komunikasi yang hangat sehingga suasana tinggal bersama menjadi lebih akrab.

Nasihat Ibu Halimah mengandung pelajaran penting bagi para prajurit, yaitu menjaga disiplin dan keselamatan sebagai prioritas meski proyek pembangunan memerlukan tenaga dan waktu yang banyak.

Program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo berfokus tidak hanya pada aspek fisik pembangunan, tetapi juga pada penguatan hubungan antara Satgas dan masyarakat. Nasihat yang sederhana dari seorang ibu terhadap prajurit muda sangat bermakna, sebagai simbol kepercayaan dan kedekatan yang berkembang selama program berlangsung.

Lewat hubungan kekeluargaan ini, keberadaan Satgas TMMD di Desa Parumpanai dan Desa Cendana menunjukkan bahwa kepedulian kecil mampu menghadirkan kemanunggalan yang lebih besar.