Embaloh Hulu, Kapuas Hulu – Dalam rangka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Regtas Ke-129, suasana gotong royong kembali terasa di Desa Ulak Pauk. Pada hari Sabtu, 08 Agustus 2026, pihak Satgas TMMD berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk menanam bibit petai dan jengkol.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Satgas TMMD untuk mendorong masyarakat dalam mengoptimalkan lahan yang ada sambil menumbuhkan perhatian terhadap lingkungan. Dengan antusiasme yang tinggi, prajurit TNI dan warga bersama-sama mempersiapkan lahan, menggali lubang tanam, dan melakukan penanaman bibit.
Lebih dari sekadar sekumpulan pohon, aksi penanaman ini melambangkan sinergi antara TNI dan masyarakat. Setiap bibit yang ditanam diharapkan akan berkembang menjadi tanaman yang bermanfaat bagi penduduk Desa Ulak Pauk di masa yang akan datang.
Salah satu anggota Satgas TMMD menyatakan, “Menanam saat ini merupakan investasi jangka panjang. Kami berharap hasil dari penanaman petai dan jengkol ini akan memberikan manfaat bagi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Warga pun menyambut baik kegiatan ini, turut merasakan dampak positif dari kehadiran Satgas yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong kesadaran lingkungan.
Aksi penanaman bibit petai dan jengkol menjadi pijakan untuk memperkuat semangat kolaborasi. Bersama-sama, TNI dan masyarakat berusaha menciptakan lingkungan yang lebih hijau serta mengembangkan sumber daya yang mendukung kehidupan sehari-hari.
Program TMMD Regtas Ke-129 yang diusung oleh Kodim 1206/Putussibau memiliki tujuan yang lebih luas, tidak hanya pembangunan infrastruktur tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk kepentingan jangka panjang. Melalui aktivitas ini, Satgas TMMD dan masyarakat membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat diwujudkan melalui aksi konkret. Dari upaya menanam ini, diharapkan akan dihasilkan pohon-pohon yang memberi manfaat serta menjadi warisan bagi generasi yang akan datang di Desa Ulak Pauk.
