Kerjasama Sinergis antara TNI dan Warga dalam Rehabilitasi Gereja

Mimika Tengah – Kebersamaan dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1710/Mimika bersama dengan masyarakat. Kegiatan pembongkaran dinding Gereja Katolik Santo Klemenst di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, berlangsung pada Minggu (10/5/2026) dan menjadi salah satu bagian dari program rehabilitasi gereja yang direncanakan.

Rehabilitasi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam rumah ibadah guna menunjang kegiatan spiritual masyarakat. Dalam prosesnya, personel Satgas TMMD dan warga terlihat kompak bergotong royong membongkar dinding gereja yang sudah tidak berfungsi dengan baik, meskipun pekerjaan ini dilakukan secara manual.

Kesolidan yang terjalin antara TNI dan warga menegaskan komitmen dalam meningkatkan pembangunan di daerah pedalaman. Kehadiran Satgas TMMD diharapkan tidak hanya memacu perbaikan infrastruktur, namun juga memperkuat jalinan silaturahmi antara pihak militer dan masyarakat setempat.

Letkol Inf Jozanda, Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika, menjelaskan bahwa rehabilitasi gereja merupakan bentuk perhatian TNI terhadap kebutuhan masyarakat akan fasilitas ibadah yang memadai. “Dengan semangat gotong royong, kami berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat hubungan TNI dengan rakyat di Kampung Keakwa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program TMMD merupakan elemen kunci untuk mempercepat proses pembangunan dan menciptakan suasana yang harmonis antara pihak militer dan warga. Warga Kampung Keakwa pun menyampaikan rasa terima kasih mereka atas dukungan Satgas TMMD dalam rehabilitasi gereja, berharap pembangunan cepat rampung agar gereja dapat digunakan kembali dengan aman dan nyaman oleh seluruh jemaat.

Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus berkembang di masyarakat, menandai keberhasilan pelaksanaan TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika di Kampung Keakwa.