Sukamara – Proyek pembangunan Jembatan Garuda yang terletak di kawasan Kodim 1014/Pbn, tepatnya di Desa Kinjil-Petarikan, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, mengalami sejumlah hambatan terkait kondisi sungai yang kini sedang dilanda banjir, pada Minggu (3/05/2026).
Saat ini, tim Satgas tengah melakukan tugas pembuatan rangka pondasi jembatan dengan menggunakan material dari besi. Namun, kenaikan debit air sungai menjadi penghalang yang membuat proses pembangunan tidak dapat berlangsung dengan efektif.
Kapten Czi M. Yunus, Pasi Ter Kodim 1014/Pbn, mengungkapkan bahwa meluapnya sungai menjadi faktor utama yang menghambat kemajuan proyek pembangunan ini. “Kami berkomitmen untuk melaksanakan pekerjaan sebaik mungkin, tetapi kondisi sungai yang banjir memaksa kami untuk bertindak lebih hati-hati. Keselamatan anggota tim dan kualitas hasil kerja adalah prioritas kami,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa pihaknya terus memantau situasi di lapangan serta mengadaptasi metode kerja agar pembangunan tetap dapat berjalan meski dalam kondisi yang sulit. “Dengan kolaborasi tim yang solid dan perencanaan yang baik, kami yakin Jembatan Garuda ini akan segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat,” pungkasnya.
Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di Desa Kinjil dan daerah sekitarnya.