
LUWU TIMUR – Pak Tamrin, seorang petani berusia 58 tahun yang tinggal di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, akhirnya melihat harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Melalui program TMMD ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 1403/Palopo, proses pembangunan rumahnya yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan mulai dilaksanakan pada Kamis (29/10/2026).
Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Tamrin terpilih sebagai salah satu sasaran yang dikerjakan oleh Satuan Tugas (Satgas) TMMD di desanya. Dengan kondisi rumah yang sudah sangat membutuhkan perbaikan, kehadiran bantuan ini menjadi harapan baru bagi beliau dan keluarganya yang selama ini tinggal dalam kondisi yang kurang memadai.
Tim Satgas telah memulai pekerjaan dengan membongkar bangunan lama, menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, serta mulai menggarap pondasi yang menjadi langkah awal dalam proyek ini. Proses pembangunan dilakukan secara bertahap agar semua berjalan sesuai dengan harapan dan rencana yang telah ditetapkan.
Kapten Inf. Mika Ramang selaku Komandan SSK Satgas TMMD ke-130 menjelaskan bahwa proyek RTLH untuk Pak Tamrin adalah bagian dari upaya TNI dalam membantu masyarakat yang memerlukan tempat tinggal yang layak.
“Pembangunan RTLH Pak Tamrin dimulai hari ini. Rumah beliau dalam kondisi yang sangat tidak layak, jadi kami akan berusaha semaksimal mungkin agar beliau dan keluarganya bisa segera menempati hunian yang sehat dan layak,” jelasnya.
Kapten Mika menambahkan bahwa proyek RTLH ini tidak hanya fokus di aspek fisik, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan keberadaan rumah yang layak, diharapkan keluarga tersebut dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman.
Bagi Pak Tamrin, bantuan ini adalah berkah yang sangat berharga. Dia mengungkapkan bahwa selama ini impiannya untuk memperbaiki rumah tertahan oleh keterbatasan dana, sementara keadaan rumahnya terus memburuk.
“Saya sangat bersyukur karena akhirnya ada kesempatan untuk memperbaiki rumah berkat TMMD Kodim Palopo. Terima kasih kepada TNI atas bantuannya,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Pembangunan rumah ini menjadi indikator nyata bahwa program TMMD hadir dalam menjawab kebutuhan masyarakat di pedesaan. Melalui RTLH, TNI berkomitmen untuk membantu warga yang kesulitan memperbaiki rumah mereka sendiri.
Sebelumnya, Satgas TMMD ke-130 juga telah menyelesaikan proses pembangunan RTLH milik Ibu Mida dan Ibu Widawati di Desa Cendana. Pengerjaan rumah Pak Tamrin menjadi salah satu bagian dari langkah peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat melalui program yang terpadu ini.
Dengan adanya pembangunan rumah yang lebih layak, diharapkan akan mendukung kesehatan dan kenyamanan Pak Tamrin serta keluarganya. Hunian yang baik menjadi salah satu kebutuhan utama untuk menunjang kehidupan yang layak bagi keluarga dan menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja dengan semangat kolaborasi dan gotong royong. Melalui upaya ini, diharapkan bahwa manfaat bagi warga semakin luas dan hubungan antara TNI dan rakyat semakin kuat, untuk membangun desa menuju kondisi yang lebih sejahtera.
