Nunukan – Usaha untuk menjaga dan melestarikan lingkungan serta memperkuat kedaulatan di perbatasan negara terus diperkuat. Dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diselenggarakan oleh Kodim 0911/Nunukan, diadakan aksi penanaman pohon buah lokal yang terfokus pada kawasan puncak ketinggian dekat Patok Batas Negara Indonesia-Malaysia, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan.
Kegiatan penanaman pohon buah ini di area sensitif perbatasan membawa makna penting, menggarisbawahi kerjasama dan kekompakan di sentra terdepan Nusantara. Momen ini menjadi simbol nyata dari kolaborasi yang solid antara berbagai elemen, di mana mereka bekerja sama untuk menaklukkan medan puncak ketinggian, termasuk Danramil 0911-07/Sebatik Barat dan jajarannya, personel Satgas Marinir, Satgas Pamtas RI-Malaysia, mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan (UBT), serta masyarakat setempat yang bersemangat berpartisipasi dalam penanaman.
Penanaman pohon buah lokal di kawasan sekitar patok batas negara ini tidak sekedar bertujuan untuk mempercantik wilayah perbatasan, tetapi juga dipandang sebagai langkah strategis dalam memastikan kedaulatan pangan serta pelestarian kawasan alam. Danramil 0911-07/Sebatik Barat, Kapten Inf Muhajir, menyatakan bahwa penanaman ini memiliki arti jangka panjang yang sangat penting bagi daerah perbatasan.
“Kegiatan penanaman pohon buah lokal di patok batas negara bukanlah sekedar proyek penghijauan. Ini adalah suatu bentuk investasi berkelanjutan yang diharapkan akan memberikan manfaat untuk ketahanan nasional serta memperkuat persediaan logistik di perbatasan, terutama saat tanaman tersebut mulai berbuah,” papar Kapten Inf Muhajir. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Babinsa Desa Liang Bunyu, Kopda Huda, yang menyatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian atas tanah air melalui upaya bersama.
