Seluma – Ibu Sumiati tampak tersenyum lebar saat menerima polibag yang berisi bibit cengkeh dan ketapang dari prajurit TNI. Pagi itu, di halaman Balai Desa Lubuk Lagan pada Senin (5/5/2026), momen tersebut menjadi bagian dari inisiatif Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0425/Seluma untuk menanam harapan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan usaha tani dan perbaikan rumah warga, tetapi juga mencakup aspek ketahanan pangan keluarga. Sebanyak 500 bibit tanaman produktif telah dibagikan secara gratis kepada masyarakat di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Seluma Barat.
Dansatgas TMMD Ke-128 Letkol Kav Yuliansyah, S.Hub.Int melalui Pasiter Lettu Inf Agus Haris menjelaskan, jenis bibit yang diberikan terdiri dari ketapang, cemara, dan cengkeh. “Kami ingin dampak dari TMMD ini dapat terus dirasakan setelah program berakhir. Dengan menanam, pekarangan rumah akan lebih hijau dan dapat mengurangi pengeluaran dapur, bahkan bisa dijadikan ladang usaha tambahan,” ujarnya saat kegiatan berlangsung.
Semangat masyarakat tampak jelas dengan adanya antrean yang teratur dan wajah-wajah ceria. Pak Jumadi, salah satu petani setempat, bahkan mengajukan pertanyaan tentang cara merawat bibit alpukat. “Tanah di sini sangat cocok, Pak. Dalam tiga tahun mendatang, kami bisa panen. Terima kasih atas TMMD ini,” katanya sambil menunjukkan semangatnya kepada anggota Satgas.
Kepala Desa Lubuk Lagan, H. Syahdan Wadip, SH menilai bantuan ini sebagai bentuk dukungan yang sangat berarti dari TNI. “Infrastruktur jalan sudah dibangun, rumah-rumah diperbaiki, dan sekarang kami mendapatkan bibit. Semua kebutuhan warga sudah dipenuhi dengan baik. Kehadiran TNI benar-benar dirasakan di desa kami,” tuturnya.
Anggota Satgas tidak hanya memberikan bibit saja, tetapi juga mengajarkan cara menanam, pemupukan yang sederhana, dan bagaimana menghindari serangan hama. Kegiatan ini menciptakan suasana akrab yang dipenuhi gelak tawa antara TNI dan masyarakat setempat.
TMMD Ke-128 Kodim 0425/Seluma di Desa Lubuk Lagan resmi dimulai pada 22 April 2026, yang tidak hanya mencakup pembagian bibit, tetapi juga sejumlah kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, masalah stunting, pelayanan di posyandu, hingga program KB.
Dari Lubuk Lagan, program TMMD ini tidak hanya menyisakan jalan yang mulus, tetapi juga kebun-kebun kecil yang diharapkan dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat.