Semangat Keluarga di Tlemang: Peletakan Batu Pertama TMMD ke-129 untuk Rumah Layak Bayu

LAMONGAN — Hari ini, suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Desa Tlemang. Keceriaan dan kegembiraan masyarakat berpadu dengan semangat gotong royong yang tinggi. Bagi Bapak Bayu, pemuda berusia 21 tahun dari desa ini, hari ini bukan hanya sekadar momen biasa, melainkan adalah titik awal bagi perubahan hidupnya.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 menandakan dimulainya harapan baru dengan ritme ketukan semen pertama. Proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Bayu akhirnya resmi dimulai, membawa impian yang sempat pudar kembali ke permukaan.

Acara peletakan batu pertama ini dipimpin oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 yang didampingi oleh Forkopimda, Forkopimcam, dan Kepala Desa Tlemang. Kehadiran para pemimpin ini melambangkan dukungan penuh pemerintah dan keterlibatan TNI dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bayu yang berada dalam kondisi tidak layak huni akan merasakan perhatian nyata dari berbagai pihak. Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa program ini lebih dari sekadar fisik dengan fokus pada peningkatan martabat, kenyamanan, dan masa depan generasi muda seperti Bayu.

“Rumah adalah tempat di mana impian bisa tumbuh. Mengingat usia Bayu yang relatif muda, kami berupaya memastikan ia mendapatkan tempat tinggal yang aman agar dapat mempersiapkan masa depannya dengan baik,” ujar Dansatgas dalam suasana penuh semangat.

Keberhasilan dalam peletakan batu pertama ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antar beberapa elemen yang saling mendukung: dari Dansatgas TMMD ke-129 selaku penggerak, Forkopimda dan Forkopimcam yang memberikan regulasi dan pengawasan, hingga Pemerintah Desa Tlemang yang berfungsi sebagai penghubung sosial.

Kepala Desa Tlemang menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan, terutama bagi warganya yang termuda tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Tidak hanya batu fondasi rumah Bayu yang terbangun, tetapi juga fondasi kebahagiaan dan solidaritas di desa kami,” ucapnya penuh emosi.

Momen peletakan batu pertama ini bagi Bayu amat berkesan. Dengan kepedihan mengharu biru bercampur dengan keceriaan, ia menerima perhatian dari TNI dan pejabat yang hadir, menyadari bahwa impian untuk memiliki rumah layak kini mulai terwujud. TMMD ke-129 sekali lagi menunjukkan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong menghasilkan kebaikan bagi semua.