LAMONGAN – Proses pembangunan di kawasan terpencil Lamongan resmi dimulai. Dalam upacara tersebut, Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., MEk., mengambil peran sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan secara simbolis memukul gong, menandakan peluncuran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diadakan oleh Kodim 0812/Lamongan.
Acara pemukulan gong ini berlangsung dengan penuh khidmat di Lapangan Upacara SMPN 1 Ngimbang dan dihadiri oleh Dansatgas TMMD 129 serta Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan.
Suara gong yang menggema pada upacara tersebut menjadi simbol awal dari kolaborasi besar antar sektor untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang kali ini berpusat di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang.
“Dengan memohon restu dari Allah SWT, pemukulan gong ini menjadi pertanda atas pengabdian tanpa batas yang dilakukan oleh para prajurit TNI bersama dengan pemerintah lokal dan masyarakat. Mari kita bersinergi dalam mewujudkan program TMMD ke-129 ini agar memberikan dampak positif bagi kemajuan Lamongan,” ungkap Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.
Di sisi lain, Dansatgas TMMD 129 Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyatakan bahwa momen pemukulan gong ini menjadi pendorong semangat bagi seluruh anggota Satgas dan pasukan BKO lintas matra untuk segera bekerja di lapangan.
“Gong telah ditabuh, yang berarti upaya membangun Desa Tlemang secara resmi telah dimulai. Kami bersama masyarakat siap untuk mengukuhkan kemanunggalan yang kuat melalui berbagai sasaran fisik dan non-fisik yang telah direncanakan,” tegas Dandim 0812/Lamongan tersebut.
Setelah pemukulan gong, acara dilanjutkan dengan penyerahan alat kerja kepada perwakilan personel Satgas dan masyarakat secara simbolis, sebelum rombongan Forkopimda melakukan tinjauan langsung terhadap kesiapan posko dan area pembangunan.
