Lahat – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar oleh Kodim 0405/Lahat berhasil menghadirkan akses jalan sepanjang 2.000 meter di Desa Lubuk Tampang, yang terletak di Kecamatan Kikim Timur, pada Rabu (20/5/2026). Dengan adanya jalan baru ini, masyarakat setempat kini memiliki sarana yang penting untuk mendukung aktivitas harian mereka, terutama dalam mengangkut hasil pertanian yang dapat turut merangsang pertumbuhan ekonomi lokal.
Pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu fokus utama dari TMMD ke-128, yang bertujuan untuk mengatasi masalah keterisolasian yang sering dihadapi oleh wilayah pedesaan, serta untuk memperlancar mobilitas penduduk. Sebelumnya, banyak warga mengalami kesulitan dalam mengakses jalur menuju kebun mereka karena kondisi jalan yang buruk, terutama di saat-saat musim hujan.
Dengan adanya infrastruktur jalan yang lebih baik, penduduk setempat sekarang dapat dengan lebih mudah mencapai lahan pertanian dan perkebunan serta mempercepat perjalanan ke desa-desa terdekat. Jalan yang baru dibangun ini juga sangat penting bagi warga untuk mendukung angkutan hasil pertanian ke pasar, sehingga proses distribusi menjadi lebih cepat dan efisien.
Dari segi ekonomi, pembangunan jalan lewat TMMD diharapkan dapat menurunkan biaya transportasi bagi para petani. Sebelumnya, banyak dari mereka harus mengeluarkan biaya lebih tinggi akibat medan yang sulit dilalui, namun kini dengan jalan yang baru, biaya angkut hasil bumi dapat ditekan sehingga diharapkan pendapatan mereka pun akan semakin meningkat.
Respon positif datang dari warga Desa Lubuk Tampang terhadap keberadaan jalan ini. Mereka menganggap bahwa pembangunan akses baru tersebut sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari, memberikan harapan baru untuk kemajuan desa, khususnya dalam aspek ekonomi dan pertanian.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat, Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini adalah wujud nyata kepedulian TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan. “Dengan adanya jalan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengangkut hasil bumi, memperlancar kegiatan sehari-hari, dan membuka jalur ke desa lain, sehingga roda perekonomian lokal dapat berputar lebih cepat,” jelas Letkol David.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa program TMMD tidak hanya terkonsentrasi pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong dalam membangun desanya. Kolaborasi antara anggota Satgas TMMD dengan masyarakat diyakini akan menjadi kunci keberhasilan dari seluruh proyek yang dilakukan di wilayah tersebut.
Dengan adanya peningkatan akses jalan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Desa Lubuk Tampang akan semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tingkat desa.