Prajurit TMMD Kodim 1403/Palopo Hadapi Tantangan dengan Semangat Tanpa Kenyamanan

LUWU TIMUR – Para prajurit Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo terpaksa meninggalkan kasur yang nyaman di asrama sementara. Di lokasi kegiatan, mereka beristirahat di atas tikar tipis, matras, terpal, bahkan di balai kayu yang ada di rumah-rumah penduduk setempat.

Kondisi itu kini menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari prajurit yang sedang melayani masyarakat Desa Parumpanai dan Desa Cendana, Kecamatan Wasuponda serta Burau di Kabupaten Luwu Timur. Jauh dari kenyamanan rumah dan keluarga, mereka harus beradaptasi dengan suasana seadanya.

Salah satu cara prajurit mengatasi tantangan ini adalah dengan memilih tidur di berbagai tempat, seperti di balai kayu rumah warga, beralaskan matras dan tikar, tidur di tenda dengan alas terpal, sampai di rumah penduduk dengan karpet. Meskipun kenyamanan minimal, semangat mereka untuk menjalankan tugas tetap menyala.

Dan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., sangat mengapresiasi kegigihan para anggotanya. Ia mengungkapkan, meskipun tempat tidur mereka tidak memadai, yang terpenting adalah tingginya semangat dan keikhlasan mereka dalam menjalankan tugas mulia ini.

“Saya bangga dengan ketahanan mereka, meski beristirahat dengan sarana yang kurang layak, tak satupun yang mengeluh. Mereka dengan tulus menjalani tugas ini,” ujar Windra. Ia menambahkan bahwa kehidupan sederhana dengan masyarakat menjadi bagian dari proses pengabdian bagi prajurit.

Pratu Rizal (23), salah satu anggota Satgas, mengungkapkan bahwa ia tidak keberatan dengan kondisi tempat istirahatnya. Baginya, yang terpenting adalah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang mereka bantu.

“Tidur dengan matras tipis dan tikar tidak menjadi masalah. Yang utama adalah kami ingin memperbaiki jalan dan jembatan untuk warga Desa Parumpanai, kami melakukannya dengan ikhlas,” ucapnya. Menurut Rizal, keramahan dan dukungan dari masyarakat memberikan motivasi ekstra bagi mereka, membuat segala kesulitan terasa ringan.