Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui Kandang Ayam oleh Satgas Kodim 0102/Pidie

Pidie – Dalam upaya meningkatakan ketahanan pangan masyarakat, Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya mengutamakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga melaksanakan program pemberdayaan di sektor pangan. Salah satu langkah yang diambil adalah pembangunan lima unit kandang ayam petelur yang diperuntukkan bagi calon penerima rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, pada Senin (3/8/2026).

Kehadiran kandang ayam petelur ini menjadi bagian dari upaya untuk mengedukasi masyarakat dalam menghadirkan sumber pangan yang berkelanjutan dan sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan masyarakat dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan akan protein hewani dan menciptakan peluang usaha yang menjanjikan.

Anggota Satgas TMMD terlihat dengan teliti saat merakit kandang dari bahan papan, seraya menyiapkan 25 glodok bertelur di tiap unit. Komitmen untuk memastikan setiap kandang dapat berfungsi dengan baik menjadi prioritas utama, agar masyarakat dapat memanfaatkannya dalam kegiatan budidaya ayam petelur.

Koordinator Lapangan TMMD menegaskan bahwa proyek pembuatan kandang ayam petelur ini merupakan bagian dari tanggung jawab TNI AD untuk mendukung perwujudan ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Melalui inisiatif tambahan TMMD ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan tempat tinggal yang layak, tetapi juga sarana untuk menyokong kemandirian pangan dan pendapatan keluarga yang bersinergi dengan program ini,” katanya.

Sertu Jailani, anggota Satgas TMMD, menjelaskan bahwa segala aspek pembangunan kandang ini diutamakan untuk kualitas, sehingga dapat mendukung kenyamanan dalam beternak. “Kami berusaha menciptakan kandang yang baik, agar masyarakat memperoleh manfaat jangka panjang dari pemanfaatannya, baik sebagai sumber pangan maupun tambahan pendapatan,” ungkapnya.

Inisiatif pembangunan kandang ayam petelur ini merepresentasikan dedikasi TMMD dalam menciptakan desa maju, tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan di level keluarga. Dengan dukungan TNI dan partisipasi masyarakat, diharapkan dapat terwujud keluarga-keluarga yang lebih mandiri, produktif dan sejahtera dalam memanfaatkan sumber daya peternakan skala kecil.