BOJONEGORO – Proyek pembangunan jalan cor beton yang diinisiasi melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun anggaran 2026 di Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, semakin menunjukkan proses yang positif.
Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pengecoran dasar dan hasilnya mulai terlihat, memberikan harapan baru bagi penduduk setempat. Pembangunan infrastruktur ini menjadi salah satu fokus dari program TMMD yang dilaksanakan secara bertahap, dengan kolaborasi antara personel Satgas TMMD dan warga lokal.
Jalan beton yang dibangun diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar kawasan, mendukung kegiatan ekonomi, dan mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sutrisno, salah satu warga Kedungpandan, menyatakan bahwa ia merasa bersyukur atas kemajuan proyek yang menunjukkan hasil sesuai harapan.
Menurutnya, jalan yang sebelumnya menjadi keluhan masyarakat kini mulai bertransformasi menjadi akses yang lebih baik. “Keberadaan jalan ini sangat bermanfaat bagi kami. Harapan kami, setelah pembangunan selesai, aktivitas warga akan lebih aman dan nyaman, terkhusus saat musim hujan,” tuturnya pada Senin (20/7/2026).
Sutrisno juga menekankan pentingnya kerjasama antara Satgas TMMD dan masyarakat dalam menyelesaikan proyek ini. Kepala Dusun Kedungpandan, Ahmad Alfan Alfarizi, pun mengungkapkan bahwa progres pengecoran jalan menunjukkan komitmen TMMD dalam memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat desa.
Ia menambahkan, jalan rigid beton akan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga seperti meningkatkan mobilitas dan distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi setempat. “Terima kasih kepada TNI melalui Program TMMD ke-129. Pembangunan ini adalah harapan lama kami yang kini perlahan menjadi nyata. Kami juga mengajak semua warga untuk menjaga hasil pembangunan agar bisa dinikmati dalam waktu lama,” ujarnya.
Dengan kemajuan yang terus terlihat, masyarakat Dusun Kedungpandan semakin optimis bahwa Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro akan meninggalkan infrastrukturnya yang berkualitas. Sinergi antara TNI dan warga menjadi pendorong utama untuk mempercepat pembangunan desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
