BOJONEGORO, – Ditengah pelaksanaan pembangunan infrastruktur dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, sebuah tindakan nyata untuk melestarikan lingkungan dan masa depan desa telah dilakukan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Kerja sama yang solid terbentuk antara Babinsa Desa Kesongo dan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, yang bekerja bersama-sama dalam mempersiapkan lokasi-lokasi penanaman pohon dengan menggali lubang di sepanjang tanggul sungai lokal, pada Kamis (6/7/2026).
Kegiatan gotong royong ini bukan hanya sekadar menanam, tetapi juga merupakan langkah penting untuk menguatkan struktur tanggul sungai yang sangat esensial bagi Desa Kesongo. Dengan semangat tinggi, Babinsa dan para petugas DLH terlihat aktif menyiapkan tempat penanaman di area yang telah ditentukan, siap untuk merawat berbagai jenis pohon yang akan berfungsi sebagai pelindung alami bagi tanggul tersebut.
“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan, namun juga berupaya menjaga lingkungan kita demi kelangsungan generasi yang akan datang. Penanaman pohon di area tanggul sungai ini sangat penting, terutama dalam menghadapi risiko erosi dan longsor, terutama ketika musim hujan datang,” kata Serka Lasmidi, Babinsa Desa Kesongo, dengan semangat yang menular.
Serka Lasmidi menambahkan bahwa inisiatif penghijauan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman bagi seluruh masyarakat di Desa Kesongo. “Pohon-pohon ini tidak hanya akan memperkuat tanggul, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang, seperti meningkatkan peresapan air dan menjaga keseimbangan ekosistem, serta memberikan keindahan bagi desa kami,” jelasnya lebih lanjut.
Sinergi antara TNI dan Pemda melalui DLH Bojonegoro dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan. Semangat kolaborasi dan kerja sama yang ditunjukkan oleh Babinsa, DLH, serta masyarakat sekitar layak diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.
“Kami juga sangat berharap agar masyarakat ikut serta secara aktif, tidak hanya dalam proses penanaman, tetapi juga dalam pemeliharaan pohon-pohon ini, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh semua. Ini adalah investasi kami untuk masa depan,” tutup Serka Lasmidi.
Meski aksi penghijauan di tanggul sungai Desa Kesongo tergolong sederhana, dampaknya sangat berarti bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Semoga semangat peduli lingkungan ini dapat meluas dan menginspirasi lebih banyak orang untuk berkontribusi dalam menjaga alam.
