Gresik – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 oleh Kodim 0817/Gresik bukan hanya langkah pembangunan fisik, namun juga upaya dalam menghidupkan kembali jiwa kerjasama antar warga. Hal ini terlihat di Desa Slempit pada Kamis (7/5/2026), saat anggota TNI bersinergi dengan masyarakat setempat untuk membangun fasilitas sumur bor yang sangat dibutuhkan di tengah area persawahan.
Kegiatan bersama yang dilakukan oleh Satgas TMMD dan masyarakat mencerminkan adanya ikatan emosional yang cukup kuat. Proses perancangan sumur bor ini membutuhkan kerjasama ekstra serta keterampilan khusus, sehingga terlihat sekali persatuan antara prajurit TNI dan warga tanpa adanya sekat di antara keduanya.
Proyek ini diharapkan mampu mengangkat taraf hidup ekonomi petani dengan penyediaan sarana air bersih untuk menunjang pertanian. Selama ini, pola tanam petani sangat bergantung pada cuaca, dan hal ini kerap membuat pendapatan mereka tidak stabil, terutama di musim yang tidak menentu.
Seusai sumur bor beroperasi, diharapkan akan memberikan kemandirian kepada petani dalam mengelola air. Hal ini bisa memperbaiki frekuensi panen dan mutu hasil pertanian, serta berdampak positif pada kegiatan ekonomi di desa tersebut. Menurut Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., selaku Dansatgas TMMD ke-128, nilai kebersamaan dalam pengerjaan proyek ini adalah inti suksesnya program yang dijalankan.
“Sumur bor ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama para petani,” jelasnya. Kerjasama antara TNI dan masyarakat dianggap sebagai kekuatan utama dalam mendukung program TMMD. Dengan kampanye nyata di Desa Slempit, TNI telah menunjukkan dedikasinya sebagai penggerak pembangunan di daerah terpencil. Sumur bor ini diharapkan dapat menjadi warisan yang bernilai dan memberikan manfaat untuk generasi petani yang akan datang.