Kapten Czi Joko Susilo aktif di lapangan bangun jalan tani untuk masyarakat

MALANG – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Kabupaten Malang kembali menunjukkan dedikasi tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. Pada proyek kali ini, Kapten Czi Joko Susilo selaku Danki Satgas TMMD ke-130 tidak hanya memberikan instruksi, melainkan juga turun langsung untuk mengawasi dan terlibat dalam pengecoran Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Umbutlegi, Desa Taji, Kecamatan Jabung.

Dalam proses pembangunan, Kapten Czi Joko Susilo terlihat menyatu dengan petugas lain di lapangan. Ia tidak hanya memberikan arahan tetapi juga turut serta membantu pengerjaan, sehingga proses pengecoran dapat berlangsung dengan optimal. Kerja keras yang ditunjukkannya ini diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Bagi Joko Susilo, kepemimpinan tidak sebatas memberikan perintah dari jarak jauh. Sebagai pemimpin, ia merasa perlu mendemonstrasikan kepedulian dan kerja sama langsung di lapangan. Ini menjadi bentuk nyata dari perhatian TNI terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat di wilayah tersebut.

Proyek pembangunan Jalan Usaha Tani ini merupakan salah satu fokus utama dalam program TMMD ke-130. Diharapkan dengan tersedianya jalan yang lebih baik, akses para petani menuju lahan pertanian akan semakin lancar, transportasi hasil panen pun bisa dipermudah, serta mendukung peningkatan kesejahteraan dan perekonomian warga sekitar.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kegiatan ini juga membangun rasa persatuan dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Sinergi antara kedua belah pihak mencerminkan kemanunggalan yang selama ini terjalin erat.

Kapten Czi Joko Susilo menegaskan bahwa pengabdian sejati bukan hanya diucapkan melalui lisan tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata dan komitmen untuk bersama masyarakat. Melalui program TMMD ke-130, Satgas Kodim 0818/Kabupaten Malang berharap pembangunan Jalan Usaha Tani di Dusun Umbutlegi membawa manfaat jangka panjang terutama bagi para petani serta masyarakat luas, sehingga tiap lembar jalan yang dibangun akan menjadi simbol harapan dan masa depan yang lebih cerah bagi desa mereka.