Inisiatif Sumur Bor di Desa Jarin Dukung Produktivitas Pertanian Petani Lokal

PAMEKASAN – Air merupakan sumber daya vital bagi penduduk Desa Jarin yang terletak di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Dengan sekitar 95 persen populasi desa ini berprofesi sebagai petani, ketersediaan air sangat penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta pengelolaan lahan pertanian mereka.

Menyikapi kebutuhan tersebut, Satgas TMMD ke-130 dari Kodim 0826/Pamekasan memulai proyek pembangunan sumur bor di Dusun Koberung. Diharapkan, proyek ini dapat menjawab tantangan pasokan air bersih yang sering dialami masyarakat saat memasuki musim kemarau.

Pada Selasa (27/10/2026) pukul 08.49 WIB, anggota Satgas bersama warga setempat memulai proses konstruksi peralatan pengeboran di area pertanian. Aksi ini mencerminkan semangat gotong royong untuk menciptakan fasilitas yang bermanfaat bagi keberlangsungan hidup masyarakat.

Serda Syarif, Babinsa Desa Jarin, menuturkan bahwa kehadiran sumur bor membawa angin segar bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air. “Kami merasakan betapa sulitnya hidup tanpa air bersih, terutama di Koberung ketika musim kemarau tiba. Harapan warga akan terwujud melalui TMMD ke-130 ini, dan saya ingin mereka tidak lagi menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” ungkapnya.

Rencana pembangunan tersebut tidak hanya akan memenuhi kebutuhan air untuk rumah tangga, tetapi juga diharapkan dapat membantu pengairan lahan pertanian yang luas. Dengan luas wilayah pertanian sekitar 500 hektare dan populasi mencapai 4.413 jiwa yang tersebar di enam dusun, Desa Jarin sangat memerlukan pemenuhan air untuk mendukung kehidupan masyarakatnya.

Dengan fokus pada sasaran fisik TMMD, proyek ini diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur tetapi juga menjadi solusi bagi masalah mendasar yang dihadapi penduduk. Di tengah pembangunan sumur bor di Dusun Koberung, harapan masyarakat adalah agar fasilitas ini segera rampung dan dapat memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi Dusun Koberung dan Kotalon.