Lampung Utara – Di bawah sinar matahari yang cerah di Dusun Tambah Rejo, Desa Baru Raharja, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (17/07/2026) telah terukir sebuah kisah inspiratif yang mencerminkan rasa kemanusiaan dan kepedulian.
Komandan SSK TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0412/Lampung Utara, Kapten Inf M. Latif, dengan penuh semangat menjalani tugasnya di kawasan tersebut. Kehadiran Kapten tidak hanya terfokus pada kegiatan inspeksi rutin, tetapi juga untuk meninjau proses pembangunan hunian yang layak bagi seorang lansia, Ibu Landep (69), yang kini semakin mendekati kenyataan.
Kapten Latif menghentikan kendaraannya di lokasi proyek, di RT 01 RW 04, di mana aktivitas pembangunan sedang berlangsung. Baunya semen yang mulai kering dan tumpukan batu bata menandakan adanya sebuah harapan yang diartikulasikan melalui kerja keras bersama antara TNI dan masyarakat setempat.
Proyek Rumah Layak Huni (RLH) dan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) untuk Ibu Landep sedang dalam tahap pengerjaan. Melihat kolaborasi yang erat serta kerja keras prajurit TNI dan warga, Kapten Inf M. Latif menyampaikan motivasi kepada anggotanya agar tetap setia dan tulus dalam menjalankan tugas. Dia menekankan pentingnya semangat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ibu Landep, yang terlihat semakin lemah karena usia, dengan penuh haru mengamati kemajuan pondasi rumahnya. Air mata bahagia mulai mengalir, menandakan rasa syukur yang mendalam atas bantuan dari Kodim 0412/LU yang seperti sebuah anugerah dalam kehidupannya.
Dengan suaranya yang bergetar penuh emosi, Ibu Landep mengekspresikan rasa terima kasihnya. “Saya sangat berterima kasih, tidak ada balasan yang bisa saya berikan selain doa. Terima kasih, para tentara, telah membantu mewujudkan rumah yang layak untuk saya,” ujarnya sambil menyeka air matanya dengan lembut.
Keceriaan dan tawa antara prajurit dan warga yang bekerja sama menciptakan suasana penuh kehangatan di tengah aktifitas TMMD ke-129. Proyek ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tapi juga sebuah upaya yang lebih dalam untuk mengembalikan harapan, mengobati rasa kesedihan, dan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
