Desa Amolame Menyambut Finish Pembangunan RTLH TMMD Ke-128

Amolame, Konawe Utara – Proyek pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan bagian dari program TMMD Ke-128 oleh Kodim 1430/Konawe Utara di Desa Amolame kini mendekati tahap akhir. Pada Rabu (20/5/2026), proses finishing mulai dikerjakan, dan sejumlah pekerjaan penuntasan dioptimalkan.

Tim Satgas TMMD bersama masyarakat setempat aktif melakukan penyelesaian tahap akhir yang meliputi pekerjaan pengecatan, penataan atap dan lisplang, serta pembersihan area sekitar rumah. Semua upaya ini dimaksudkan untuk memastikan rumah bisa segera dihuni dengan baik.

Dengan adanya pembangunan ini, perubahan yang signifikan terlihat pada kondisi rumah yang sebelumnya tidak layak. Kini, rumah-rumah tersebut sudah berdiri dengan kokoh dan tampil lebih rapi, menciptakan suasana yang nyaman bagi penghuninya.

Program RTLH terlihat jelas sebagai salah satu fokus utama dari TMMD yang paling dirasakan manfaatnya oleh warga. Selain itu, kehadiran rumah layak huni akan berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan bagi keluarga yang menerima manfaat dari bantuan ini.

Letkol Kav Kuswara, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara, menyatakan bahwa proyek RTLH merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan. “Kami berkomitmen agar setiap warga mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk keluarga penerima,” imbuhnya.

Sementara itu, Sudarmono, Kepala Desa Amolame, mengekspresikan rasa syukur dan terima kasih kepada TNI atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Menurutnya, proyek RTLH ini memberikan dampak positif bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak.

“Kebahagiaan warga sangat terasa dengan adanya bantuan ini. Program TMMD jelas membawa manfaat nyata bagi masyarakat di desa kami,” ujarnya. Dengan terus berlangsungnya proses finishing, diharapkan pembangunan RTLH ini segera rampung sebagai simbol pengabdian TNI kepada masyarakat.