Seluma – Suara mesin adukan semen dan pukulan sendok tembok terdengar bising di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0425/Seluma. Memasuki pekan ketiga, proyek rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini telah memasuki tahap yang sangat penting, yakni pemelesteran dinding rumah.
Ibu Betauna, salah satu warga Desa Lubuk Lagan yang beruntung menjadi penerima manfaat, menunjukkan senyuman bahagia. Rumahnya yang sebelumnya rawan terhadap cuaca buruk, kini berdiri lebih kokoh dengan dinding bata yang telah mulai ditutupi plesteran semen yang merata.
“Melihat para tentara dan tetangga bekerja keras setiap hari sungguh menggembirakan. Dinding rumah kami kini sudah diplester, dan rasanya seperti mimpi. Tidak lama lagi, rumah kami akan terlihat lebih baik dan nyaman,” kata Ibu Betauna sambil menahan haru.
Proses plesteran dinding adalah langkah penting sebelum melanjutkan ke tahap akhir seperti pengecatan dan pemasangan keramik. Kapten Inf Yan Wardana, Dan SSK, menekankan bahwa pekerjaan dilakukan di sejumlah lokasi RTLH secara bersamaan untuk mengoptimalkan waktu yang ada.
“Kami sangat memerlukan ketelitian dalam plesteran dinding agar hasilnya maksimal. Kami juga mengapresiasi partisipasi warga yang tak hanya menonton, tetapi juga ikut membantu mengaduk semen dan menyiapkan material. Inilah esensi dari TMMD, yaitu persatuan dan kebersamaan,” ungkap Dan SSK.
Letkol Kav Yuliansyah, S.Hub.Int, Dandim 0425/Seluma dan Dansatgas TMMD ke-128, menegaskan bahwa semua program RTLH harus selesai 100% sebelum upacara penutupan TMMD dilakukan. Diharapkan setelah proyek ini berakhir, kualitas hidup dan kesehatan masyarakat yang menerima manfaat akan meningkat dengan signifikan.
Melalui pelaksanaan RTLH ini, TMMD ke-128 tidak hanya membangun fisik bangunan, tetapi juga menyemarakkan harapan, kebahagiaan, dan semangat kerjasama yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.