Gresik – Suara alat-alat berat dan bunyi gergaji menyatu dalam ritme kerja keras di rumah sederhana milik Ibu Eka, yang terletak di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Di sinilah personel Satgas TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik bersinergi dengan masyarakat setempat untuk mempercepat proses pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), agar hunian tersebut segera menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi penghuninya. Hal ini berlangsung pada Senin (11/5/2026).
Dalam cuaca terik, penuh semangat anggota Satgas TMMD terlihat saling bahu-membahu. Beberapa anggota fokus memasang rangka atap, sementara yang lain melakukan perapihan pada dinding rumah. Tidak ada batasan antara anggota TNI dan masyarakat; semua bersatu dalam satu visi mulia untuk mendampingi dan membantu sesama.
Kekeluargaan terasa jelas dalam setiap tahap pengerjaan. Suasana yang hangat dilengkapi dengan guyonan ringan dan kerja sama yang erat menjadikan proses pembangunan begitu hidup. Semangat gotong royong itulah yang menjadi pilar utama dalam program TMMD yang tengah dijalankan di Desa Slempit.
Kopda Supri, salah satu anggota Satgas, menyatakan bahwa misi pembangunan RTLH ini bukan hanya sekadar memperbaiki fisik bangunan saja, melainkan juga berupaya membangkitkan harapan masyarakat. “Kami berharap kehadiran TMMD dapat memberikan dampak yang nyata bagi warga. Rumah yang layak huni akan menghadirkan rasa nyaman dan semangat baru bagi penghuninya,” jelasnya. Bagi Ibu Eka, bantuan ini merupakan anugerah yang sulit untuk diungkapkan. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini bertransformasi menjadi tempat tinggal yang lebih baik berkat perhatian dari TNI dan masyarakat. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan warga yang sudah membantu rumah saya,” ucap Ibu Eka. Dengan program TMMD ke-128, Kodim 0817/Gresik kembali membuktikan bahwa saling keterikatan TNI dan rakyat bukanlah sekadar isu, melainkan sebuah realitas yang terpancar melalui aksi nyata dan kepedulian yang tulus.