Gresik – Hari ini, suasana di salah satu desa di Kabupaten Gresik tampak sangat berbeda. Anggota TNI yang mengenakan seragam camouflaged bekerja sama dengan masyarakat sekitar dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Kegiatan mereka meliputi pemindahan batu-batu dan perataan tanah untuk mempersiapkan jalan yang akan disemen. Debu pun berputar di udara akibat aktivitas mereka, menciptakan nuansa kerja keras dan kekompakan.
Di tengah semarak aktivitas tersebut, muncul sosok seorang ibu yang telah berusia lanjut. Ibu Supiah, yang kini berumur 66 tahun, tetap berjuang untuk mencari rezeki meskipun kondisi fisiknya tidak seprima dahulu.
Dengan sepeda tuanya, ia melintasi para prajurit dan penduduk yang sedang berkolaborasi. Dalam keranjangnya tersimpan dagangan yang merupakan tulang punggung hidupnya, sementara rute yang dilaluinya tidaklah mudah; jalanan yang berbatu dan berbahaya ketika basah. Namun, pada hari Rabu ini, (6/5/2026), ia berhenti sejenak dan memperhatikan proses gotong royong yang sedang berlangsung di hadapannya. Sekilas harapan untuk jalan yang lebih baik kini seolah bisa digenggamnya.
“Alhamdulillah… akhirnya ini saatnya perbaikan jalan,” ungkap Supiah dengan suara yang penuh emosi di lokasi TMMD reguler ke-128 Gresik. Ia berbagi cerita tentang bagaimana rasa lelah dan bahkan terjatuh dari sepedanya telah menjadi hal yang biasa dalam hidupnya. Namun, kini, rasa bangga mengisi relung hatinya, karena desanya, Slempit, segera memiliki akses jalan yang lebih baik.
“Saya sudah sering melewati jalur ini, jatuh dan merasa lelah… tetapi sekarang, terima kasih kepada semua yang terlibat,” tuturnya sambil mengusap peluh dan air mata harunya.