Desa Amolame, Kecamatan Andowia — Kegiatan gotong royong kembali diperlihatkan dalam event TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 1430/Konut. Sekarang, fokus pada pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) telah memasuki fase penting, yaitu pengecoran slof yang berfungsi sebagai fondasi utama untuk rumah tersebut. Pelaksanaan ini dilakukan pada hari Senin (04/5/2026).
Dipimpin oleh Dansatgas TMMD, Letkol Kav Kuswara, S.I.P, aktivitas ini tidak hanya sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan kepedulian TNI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa. Pekerjaan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di daerah terpencil.
Sejak pagi, anggota TNI bersama penduduk lokal saling membantu dalam menyiapkan campuran adukan cor. Suasana penuh keceriaan dan keceriaan mewarnai kegiatan ini, menciptakan rasa kebersamaan yang erat di tengah cuaca yang sangat terik. Proses pengecoran slof ini menjadi langkah yang sangat penting untuk menjamin bahwa rumah yang dibangun akan semakin kuat dan bisa dihuni dengan nyaman untuk waktu yang panjang.
Pemilik rumah, yang sebelumnya hidup dalam kondisi minimal, tampak sangat terharu melihat perkembangan proyek tersebut. Baginya, program TMMD bukan sekadar bantuan tetapi merupakan langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik dan bermartabat.
Letkol Kav Kuswara menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program TMMD ini. “Dengan kebersamaan yang terbina ini, kita bukan hanya membangun bangunan, tetapi juga merajut harapan dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan selesainya pengecoran slof, perkembangan pembangunan RTLH yang menjadi sasaran ke-4 menunjukkan kemajuan yang signifikan menuju tahap selanjutnya. Semangat optimis semakin tumbuh, bahwa dalam waktu dekat, rumah layak huni akan terbangun dengan kokoh di Desa Amolame, menjadi lambang dari kepedulian dan solidaritas antara TNI dan masyarakat.