Bandar Lampung – Semangat kebersamaan dan rasa kekeluargaan terpancar jelas di kawasan Jalan Bukit Pinang Jaya, Bandar Lampung, pada Rabu (5/8/2026). Di bawah terik matahari pagi, Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 kembali menghadirkan secercah harapan baru bagi masyarakat setempat, khususnya bagi keluarga Ibu Nur Hayati, melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Sejak jarum jam menunjukkan pukul tujuh pagi, deru langkah dan dentang alat-alat bangunan sudah terdengar riuh. Para personel Satgas TMMD bersama dengan warga sekitar bahu-membahu dan bergotong royong melontarkan adukan semen, menyusun bata, serta menata kerangka bangunan. Senyum dan gurauan hangat mengiringi setiap tetes keringat yang jatuh, mencerminkan tingginya semangat kebersamaan yang tak surut oleh lelah. Kehadiran prajurit TNI di tengah-tengah pemukiman warga ini tidak hanya memboyong bantuan tenaga dan material, tetapi juga membawa hembusan motivasi serta optimisme segar bagi masyarakat yang merindukan hunian aman dan bersahaja.
Bagi Ibu Nur Hayati, momen ini adalah wujud dari doa-doa panjang yang akhirnya terkabul. Rumah kayu sederhananya yang dulu kerap bocor dan lapuk dimakan usia, kini perlahan bertransformasi menjadi bangunan kokoh yang menjanjikan rasa aman bagi keluarganya.
Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, selaku Dansatgas TMMD Ke-129 menegaskan bahwa program pembangunan dan perbaikan RTLH ini diposisikan sebagai salah satu prioritas utama sasaran fisik. Hal ini didasari atas kesadaran bahwa rumah merupakan tempat bernaung sekaligus kebutuhan paling dasar bagi setiap keluarga untuk membina masa depan.
Menurutnya, memiliki tempat tinggal yang layak, bersih, dan aman secara langsung akan menaikkan derajat serta kualitas hidup masyarakat. Lebih dari sekadar mendirikan dinding dan atap, pembangunan RTLH ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat, nyaman, dan berdaya tahan.
Pemandangan gotong royong di Jalan Bukit Pinang Jaya hari ini bukan sekadar aktivitas pertukangan biasa. Pembangunan rumah milik Ibu Nur Hayati menjadi simbol nyata dari tingginya kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat bawah, sekaligus menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI bersama rakyat bukan sekadar slogan, melainkan ikatan batin yang terus hidup dan berakar kuat di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
