Kotawaringin Timur – Kedekatan antara Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 1015/Sampit dengan masyarakat terlihat nyata saat pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tri Buana, Kecamatan Telaga Antang, Kamis (05/03/2026). Seorang anggota Satgas menghentikan pekerjaannya untuk membantu seorang ibu yang melintas membawa tas Lanjung.
Peristiwa itu terjadi ketika ibu tersebut bersama anaknya melewati lokasi pembangunan RTLH. Melihat kondisi warga, prajurit Satgas secara sigap membantu menggendong tas bawaan ibu tersebut agar perjalanan mereka lebih aman dan nyaman.
Selain membantu secara fisik, anggota Satgas juga berbagi pengalaman selama bertugas di TMMD, sehingga interaksi ini menjadi sarana komunikasi sosial yang hangat antara TNI dan masyarakat. Warga pun merasa dihargai dan diperhatikan oleh prajurit yang bertugas di desanya.
Tindakan sederhana tersebut menjadi simbol kepedulian TNI terhadap warga, sekaligus upaya menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi TMMD. Pendekatan ini menegaskan bahwa TNI tidak hanya hadir untuk membangun infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan emosional dengan masyarakat.
Kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai kemanunggalan TNI-Rakyat, di mana setiap anggota Satgas TMMD berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sikap peduli dan gotong royong.