Gresik – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar oleh Kodim 0817/Gresik tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan mental serta kesadaran masyarakat. Pada malam Senin, 04 Mei 2026, warga Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, antusias menghadiri sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di Balai Desa setempat.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini menjadi upaya TNI dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan pedesaan. Ruangan tersebut dipenuhi dengan semangat saat para peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang menandai dimulainya kegiatan yang penuh makna ini. Kehadiran Serma Hasyim As’ari, perwakilan dari Danramil 0817/03 Kedamean, bersama perangkat desa lainnya, menunjukkan kolaborasi yang erat antara aparat keamanan dan masyarakat.
Sosialisasi ini dirancang untuk memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai ancaman narkotika, yang kian meresahkan di daerah terpencil. Kepala Desa Slempit, Suyitno, dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya pembangunan karakter masyarakat, yang dianggap lebih signifikan dibandingkan sekadar infrastruktur jalan.
Ia mendorong para orang tua untuk lebih peka terhadap pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjebak dalam jaringan narkoba. Harapan ini sejalan dengan visi TMMD untuk menciptakan masyarakat desa yang tangguh dan mandiri. “TMMD tidak hanya tentang membangun jalan dan rumah, tetapi juga membangun kesadaran akan bahaya narkoba. Kami ingin generasi muda di Slempit tumbuh sehat dan terhindar dari pengaruh negatif,” ucap Suyitno penuh harapan. Acara pun diakhiri dengan doa bersama, sebagai simbol permohonan agar Desa Slempit senantiasa terlindungi dari gangguan keamanan.