Ember dan Jerigen: Simbol Kebersamaan Masyarakat dalam TMMD di Luwu Timur

LUWU TIMUR – Dalam upaya pembangunan jalan Rende-Rende di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo bersama masyarakat memanfaatkan ember dan jerigen sebagai alat sederhana pada Minggu (1/11/2026).

Dengan lokasi pengerjaan yang sejauh ini dari sumber air, anggota Satgas dan warga harus melakukan pengangkutan air yang berasal dari sungai ke area pengecoran yang terletak di ketinggian. Air sangat diperlukan untuk mendukung kegiatan pengecoran baik jalan maupun jembatan dalam program TMMD tersebut.

Melalui metode estafet, prajurit dan warga saling bantu meneruskan ember dan jerigen berisi air. Proses kerja sama ini berlangsung di jalur yang cukup menantang, namun mereka tetap berupaya menjaga agar kebutuhan air tetap terpenuhi di lokasi pengerjaan.

Meskipun pekerjaan ini memerlukan usaha ekstra, semangat gotong royong menyelimuti suasana. Canda tawa menghiasi kerja keras mereka, membuat kegiatan tersebut terasa lebih menyenangkan.

“Ketika pekerjaan dilakukan bersama, apa pun tantangannya akan terasa lebih mudah. Ini adalah contoh nyata dari kebersamaan TNI dan warga,” ungkap salah satu anggota dari Satgas.

Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD bukan semata-mata tanggung jawab militer. Masyarakat memiliki peranan penting dalam kelancaran proyek di desa mereka masing-masing.

Kerjasama yang sederhana ini menggambarkan kedekatan antara prajurit dan warga. Dengan saling membantu, mereka berusaha untuk menyediakan akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dengan kerja sama yang baik ini, diharapkan pembangunan jalan Rende-Rende dapat berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar.