Hubungan TNI dan Masyarakat Terjalin Lewat Program TMMD Ke-130 di Bengkulu

KOTA BENGKULU – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu menjadi ruang bagi prajurit TNI untuk semakin dekat dengan masyarakat. Tidak hanya bekerja menyelesaikan sasaran pembangunan fisik pada siang hari, anggota Satgas juga memanfaatkan waktu istirahat malam untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi bersama warga, Jumat (30/10/2026).

Di sela-sela kesibukan dan padatnya pekerjaan, para prajurit menyempatkan diri mengunjungi lingkungan permukiman. Mereka duduk bersama warga, berbincang santai, serta mendengarkan berbagai cerita dan pengalaman masyarakat setempat.

Momen tersebut memperlihatkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat dapat tumbuh melalui hal-hal sederhana. Percakapan ringan yang terjalin pada malam hari menjadi sarana membangun kepercayaan, kebersamaan, dan hubungan kekeluargaan.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu, Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, menegaskan bahwa pembangunan desa harus berjalan seiring dengan pembangunan hubungan sosial antara prajurit dan masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung memungkinkan anggota Satgas memahami kehidupan warga secara lebih dekat. Dengan demikian, pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada hasil pembangunan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Silaturahmi di malam hari ini adalah bentuk kedekatan kami dengan warga. Dengan duduk dan mengobrol bersama, kami dapat lebih memahami kondisi serta kebutuhan masyarakat secara langsung. Kemanunggalan TNI dan rakyat inilah yang menjadi pilar utama kekuatan bangsa,” ungkapnya.

Warga pun menyambut baik kebersamaan tersebut. Kehadiran anggota TNI di tengah lingkungan mereka menciptakan suasana akrab dan memperlihatkan bahwa prajurit tidak hanya hadir sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

Melalui pendekatan humanis ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu terus menanamkan semangat kebersamaan. Harapannya, hubungan harmonis yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD dapat terus terjaga meskipun program nantinya telah selesai.