Harmonisasi TNI dan Polri Perbaiki Kondisi Tempat Tinggal Ibu Mida di Cendana

LUWU TIMUR — Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, menjadi tempat dilakukannya aksi sosial oleh anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo bersama Polres Luwu Timur. Mereka bekerja sama untuk menyelesaikan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk Ibu Mida.

Di bawah sinar matahari yang terik, TNI dan Polri tampak bahu-membahu mengangkat bata dan mencampur semen untuk merampungkan konstruksi rumah yang sangat dibutuhkan ini. Tanpa memandang perbedaan pangkat, semua personel bersatu untuk mencapai satu visi, memberikan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi warga yang kurang beruntung.

Sebelum bantuan ini, kondisi rumah Ibu Mida sangat memprihatinkan, dengan dinding bambu yang lapuk, atap yang bocor, serta lantai tanah yang membuatnya tidak nyaman dan aman terutama saat cuaca buruk. Namun, berkat program TMMD ke-130 ini, kondisi tersebut perlahan menjadi lebih baik.

Komandan Satgas TMMD ke-130, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi Polri dalam proyek ini. “Ini merupakan contoh konkret sinergitas antara TNI dan Polri untuk kesejahteraan masyarakat. Upaya bersama ini adalah perwujudan nyata dari komitmen kita untuk hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ibu Mida pun menyatakan rasa syukurnya atas perubahan yang terjadi pada rumahnya. “Saya tidak pernah membayangkan rumah saya bisa diperbaiki hingga seperti ini. Terima kasih kepada semua yang telah membantu,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca. Ia mengenang masa-masa sulit saat hujan datang, dan kini merasa tenang dengan perbaikan yang sedang dilakukan.

Pembangunan RTLH tersebut adalah satu dari sekian banyak contoh bahwa program TMMD lebih dari sekadar pembangunan fisik, melainkan juga memperkuat hubungan antara TNI, Polri, dan masyarakat. Semangat kerjasama yang terlihat di rumah Ibu Mida diharapkan menjadi teladan, menunjukkan bahwa kekuatan TNI dan Polri akan lebih berarti ketika diutamakan untuk melayani rakyat.