DESA TLEMANG, LAMONGAN — Keberhasilan proyek fisik dalam program TMMD tidak hanya bergantung pada tenaga dan usaha di lapangan, tetapi juga sangat ditentukan oleh adanya komunikasi sosial yang baik dan interaksi kekeluargaan.
Dalam suasana yang santai tetapi sarat makna, anggota dan perwira Satgas TMMD ke-129 dari Kodim 0812/Lamongan terlihat berdiskusi dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga setempat di teras salah satu rumah di Tlemang.
Dengan telepon seluler di tangan untuk mencatat perkembangan fisik dan mengatur kebutuhan bahan-bahan untuk RTLH serta rabat beton, para perwira TNI mendengarkan masukan serta aspirasi dari masyarakat dengan penuh perhatian. Senyum yang ramah dan sikap akrab melunturkan batasan formal antara prajurit dan penduduk sipil.
“TMMD adalah tempat bagi kita untuk musyawarah dan bersilaturahmi. Kita berkumpul untuk merumuskan permasalahan dan mencari solusi terbaik dengan cara kerjasama,” ungkap Danki Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812 Lamongan, Lettu inf Jamil, di lokasi pertemuan.
Pendekatan yang mengedepankan dialog dan humanisme ini menunjukkan bahwa kehadiran TNI di Desa Tlemang tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan rasa aman dan damai, serta memperkuat ikatan persaudaraan antarwarga.
