Transformasi Desa Melalui TMMD 129 Bojonegoro

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh TNI, bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro serta masyarakat setempat, resmi dimulai pada tanggal 15 Juli 2026.

Tahun ini, TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” dan berlokasi di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kehadiran kegiatan ini disambut dengan baik oleh masyarakat setempat yang melihatnya sebagai peluang besar untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan desa.

TMMD ke-129 akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026. Selain pembangunan fisik, program ini juga mencakup beragam kegiatan nonfisik yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa tersebut.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, merasa bersyukur karena desanya terpilih menjadi lokasi pelaksanaan TMMD ke-129. Ia mengungkapkan bahwa program ini adalah momentum yang sangat diharapkan oleh masyarakat untuk mendorong percepatan pembangunan.

“Kami berterima kasih kepada Komandan Kodim 0813 Bojonegoro dan Bupati Bojonegoro karena telah memilih Desa Kesongo sebagai lokasi TMMD ke-129,” katanya. Kusnadi percaya bahwa pembangunan yang dilaksanakan akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat dan memperkuat perekonomian desa.

Pembangunan yang dilakukan meliputi berbagai aspek, mulai dari pembangunan jalan cor beton, rehabilitasi ruang kelas sekolah, hingga pembuatan sumur bor. Kegiatan nonfisik seperti cek kesehatan gratis, pasar murah, dan pembagian sembako juga diadakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui makanan bernutrisi.

Kusnadi menambahkan bahwa kombinasi antara pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat merupakan langkah penting untuk membangun desa yang lebih mandiri dan sejahtera. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 dapat berjalan dengan lancar dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga.

“Kami percaya program ini akan memberikan perubahan signifikan bagi Desa Kesongo, dengan infrastruktur yang lebih baik, kemudahan akses, dan peningkatan ekonomi, serta berbagai program kesehatan yang sangat membantu masyarakat,” tutup Kusnadi. Harapan akan TMMD ke-129 adalah menjadikannya sebagai mesin penggerak pembangunan berkelanjutan serta memperkuat semangat gotong royong di tingkat lokal.