Kemanunggalan TNI: Sentuhan Hangat di Program TMMD Melalui Perbaikan Rumah Ibu Kemi

LAMONGAN, — Di bawah sinar matahari yang terik di Kabupaten Lamongan, suara bising mesin dan detak palu mengisi suasana saat Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0812/Lamongan memasuki tahap pelaksanaan. Namun, di sudut tertentu dari kediaman Ibu Kemi, seorang penerima manfaat dari program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), terlihat momen yang penuh kehangatan dan kebersamaan.

Prada Luki, seorang prajurit muda dari batalyon Yonif TP 887/KJM, tampak sedang berjongkok dengan fokus di dekat pintu. Di tangannya, amplas berpindah penuh ketelatenan, mulai dari satu sisi ke sisi lainnya pada kusen kayu jendela milik Ibu Kemi. Dengan gerakan yang hati-hati dan terencana, ia berusaha membuat permukaan kusen tersebut mulus demi kenyamanan pemilik rumah itu.

Bagi Prada Luki, aktivitas memperbaiki rumah warga jauh lebih berarti daripada sekadar memenuhi target operasional. Hal ini merupakan ungkapan pengabdian dan kasih sayangnya kepada masyarakat yang ia layani.

“Ibu Kemi akan membuka jendela setiap pagi. Kami ingin memastikan bahwa saat ia melakukannya, kayu tersebut tidak memiliki permukaan yang tajam atau kasar. Semua ini adalah bagian dari perhatian kami, mengingat detail kecil bisa memberi rasa nyaman, ” ungkap Prada Luki, sambil menghapus keringat di wajahnya, dengan senyuman lebar yang menunjukkan kepuasan.

Ibu Kemi, yang menyaksikan keuletan dan dedikasi Prada Luki, tidak bisa menyembunyikan rasa terharunya. Bagi beliau, kehadiran Satgas TMMD bukan hanya berfungsi untuk memperbaiki dinding dan atap rumahnya, tetapi juga memberikan nuansa kasih sayang layaknya keluarga dekat.

“Pekerjaan Bapak TNI sangat rapi. Mas Luki sangat sabar dalam mengamplas kayu jendela, bahkan di tengah terik panas. Terima kasih banyak, rumah saya jadi lebih baik dan nyaman, ” kata Ibu Kemi sambil matanya bersinar penuh syukur.

Kehadiran Prada Luki dan tim TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan menggambarkan nyata bagaimana hubungan antara TNI dan masyarakat terjalin. Kemanunggalan ini tumbuh dari sikap tulus dan penuh perhatian, serta ketelitian dalam melaksanakan tugas dengan penuh rasa kemanusiaan. Kini, kusen jendela yang telah dihaluskan menjadi simbol kasih sayang tentara untuk masyarakat yang dilindungi.