Pembangunan Infrastruktur TMMD 129 Mendorong Ekonomi Masyarakat Deniang

Bangka – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 oleh Kodim 0413/Bangka di Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, memberikan lebih dari sekadar pembangunan fisik. Kegiatan ini tampaknya juga berhasil mengangkat perekonomian masyarakat yang tinggal di sepanjang pantai.

Desa Deniang memiliki sumber daya laut yang melimpah. Setiap pagi, aktivitas ekonomi warga mulai tampak di Pantai Pulau Tiga Bio, di mana para nelayan, mayoritas adalah penduduk lokal, kembali dari melaut dan mendarat membawa ikan hasil tangkapan.

Di tepi pantai, para ibu dan tengkulak telah siap untuk melakukan transaksi penjualan ikan. Situasi yang ramai dengan tawar-menawar adalah pemandangan yang biasa terlihat di sana setiap harinya.

Ikan tangkapan tidak selalu dijual langsung dalam bentuk segar. Sebagian dari mereka mengolah ikan menjadi kerupuk kemplang, yang merupakan salah satu produk khas unggulan di Desa Deniang. Selain itu, nelayan juga menghasilkan sotong yang memiliki harga jual yang tinggi.

“Omset dari transaksi ikan dan sotong di sini bisa mencapai belasan hingga puluhan juta setiap hari,” ungkap seorang tengkulak pada Kamis, 23 Juli 2026. Meskipun memiliki potensi yang besar, penduduk sering menghadapi masalah dalam distribusi hasil tangkapan akibat infrastruktur yang kurang memadai, terutama saat musim hujan.

Program TMMD 129 Kodim 0413/Bangka datang sebagai solusi. Berbagai proyek fisik yang dilaksanakan oleh Satgas akan membantu memperlancar distribusi hasil laut dan produk UMKM.

Pembangunan TMMD di Desa Deniang termasuk pembukaan dan pengecoran sepanjang 9 KM jalan baru, pembuatan sumur bor, dan renovasi rumah tidak layak huni. Infrastruktur yang diperbaiki ini akan memperpendek waktu perjalanan ke pasar dan mempermudah pengangkutan hasil tangkapan.

“Jalan ini sangat membantu kami menjual ikan kepada tengkulak dengan lebih mudah. Dulu kondisi jalannya rusak, sekarang jauh lebih baik dan biaya transportasi juga lebih terjangkau,” kata seorang nelayan.

Letkol CZI Yoga Febrianto, Dansatgas TMMD 129, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur adalah faktor penting yang dapat mendongkrak ekonomi desa.

“Ketika akses sudah baik dan distribusi berjalan lancar, perekonomian masyarakat akan otomatis tumbuh. Ini akan memotivasi nelayan untuk melaut dan mendorong produktivitas UMKM serta menjaga kestabilan harga,” terangnya.

Di samping pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD juga memberikan pelatihan kewirausahaan serta penyuluhan agar produk olahan seperti kerupuk kemplang bisa menambah nilai dan mencapai pasar yang lebih luas.

Warga Desa Deniang berharap bahwa setelah program TMMD selesai, pertumbuhan ekonomi desa akan berlanjut dan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat meningkat.