Inisiatif Prada Lukman: Pangkas Rambut yang Membahagiakan Warga Desa

LAMONGAN — Di tengah hiruk-pikuk program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan yang berlangsung di desa Tlemang, sebuah momen hangat muncul yang semakin mendekatkan hubungan antara masyarakat dan TNI.

Saat waktu istirahat sore tiba, dan beberapa anggota tim memilih untuk beristirahat, Prada Lukman, salah satu prajurit dari Satgas TMMD, justru menunjukkan kemampuannya dengan gunting dan sisir. Ia dengan cekatan mengubah halaman rumah penduduk menjadi “salon sementara” untuk merapikan penampilan rekan-rekan prajuritnya serta penduduk setempat.

Keahlian Prada Lukman dalam menata rambut ternyata menjelma menjadi daya tarik tersendiri di antara para prajurit maupun warga. Keterampilan yang diasahnya secara otodidak sebelum mendapat didikan resmi sebagai prajurit kini tidak hanya bermanfaat secara praktis tetapi juga sebagai penghubung sosial yang efektif.

“Pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kalau dengan potong rambut ini saya bisa membuat warga merasa bahagia dan lebih dekat dengan kami, rasa lelah setelah bekerja keras seharian rasanya hilang,” ungkap Prada Lukman sambil tersenyum.

Suasana potong rambut yang berlangsung disertai tawa danobrolan hangat. Para warga yang menunggu giliran juga memanfaatkan waktu ini untuk bercengkerama dengan para anggota TNI, melepaskan formalitas yang seringkali menghalangi interaksi.

Pak Marno (45), seorang warga desa tempat TMMD diselenggarakan, merasa sangat beruntung dan kagum dengan sikap ramah serta perhatian para anggota Satgas TMMD ini.

“Saya awalnya berpikir tentara hanya mahir menggunakan cangkul dan senjata. Ternyata Mas Lukman bisa memotong rambut dengan sangat rapi, tak kalah dengan tukang cukur yang ada di kota. Ini sangat membantu kami, apalagi caranya gratis dan membuat suasana desa lebih meriah,” kata Marno dengan gembira.

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan mengungkapkan rasa bangganya terhadap tindakan humanis yang diperlihatkan oleh anak buahnya. Ia menekankan bahwa TMMD bukan sekadar tentang pembangunan fisik tetapi juga menjaga hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

Dengan tindakan sederhana yang berdampak besar seperti ini, TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan menunjukkan bahwa di balik seragam militer yang kokoh, terdapat jiwa yang siap melayani dan bersatu dengan rakyat.