Sebatik – Kerjasama antara TNI dan masyarakat semakin terjalin erat dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diadakan oleh Kodim 0911/Nunukan. Di wilayah Desa Liang Bunyu, Babinsa Praka Sudirman berperan aktif mengajak warga untuk berpartisipasi langsung dalam menyelesaikan berbagai program pembangunan fisik yang menjadi fokus TMMD.
Aksi gotong royong yang melibatkan anggota TNI dan masyarakat ini adalah manifestasi nyata dari kemunggalan antara TNI dan rakyat. Praka Sudirman menekankan pentingnya keikutsertaan warga bukan hanya untuk mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga untuk membangun rasa memiliki yang kuat terhadap infrastruktur yang sedang dibangun.
“Kolaborasi antara TNI dan masyarakat bukan sekadar isapan jempol, melainkan sebuah kenyataan di lapangan. Saya mengajak seluruh penduduk Desa Liang Bunyu untuk bersama-sama menyelesaikan proyek fisik ini. Apa yang kami bangun hari ini adalah milik bersama kita. Setelah selesai, kami berharap semua warga dapat merawat dan menjaga hasil pembangunan dengan baik demi kemajuan desa kita ke depan,” ujar Praka Sudirman saat memimpin kegiatan.
Antusiasme warga Desa Liang Bunyu terhadap ajakan Babinsa sangat terlihat. Para warga, mulai dari pemuda hingga tokoh masyarakat, dengan penuh semangat terlibat dalam berbagai aktivitas seperti mengaduk semen dan mengangkut material bersama para prajurit Satgas TMMD. Salah satu warga, Bapak Usman, merasa sangat berbahagia bisa berkontribusi langsung bersama TNI.
“Kami bersyukur bisa bekerja bersama Bapak-Bapak TNI. Kehadiran TMMD ini sangat berarti bagi kami. Ajakan Pak Sudirman membuat kami semakin semangat untuk beraktivitas di lapangan. Setelah pekerjaan ini selesai, kami berkomitmen untuk merawat hasil pembangunan ini sebaik mungkin,” ungkap Bapak Usman dengan penuh semangat.
Keterangan serupa juga disampaikan oleh Bapak Rijali, warga lainnya yang ikut serta dalam kegiatan pembangunan. Ia mengungkapkan bahwa TMMD tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong yang mulai pudar.
“Suasana di sini sangat istimewa, rasa kekeluargaan terasa kental. Pak Sudirman dan rekan-rekan TNI lainnya sangat ramah dalam melibatkan kami. Melihat semangat TNI bekerja untuk desa kami, kami sebagai warga tidak bisa tinggal diam. Kebersamaan inilah yang menguatkan kita semua. Kami bertekad untuk menjaga hasil pembangunan ini seperti rumah kami sendiri demi masa depan anak cucu,” puji Bapak Rijali.
