Lampung Utara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang digagas oleh Kodim 0412/Lampung Utara menunjukkan kemajuan pesat di lapangan. Pembangunan infrastruktur dasar sudah dimulai demi memperbaiki kesejahteraan warga setempat. Saat ini, kegiatan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) sedang di tahap awal, di mana personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD segera turun ke lapangan.
Target penyelesaian fasilitas ini pun telah ditentukan secara jelas. Aksi pembangunan tersebut dilakukan pada hari Minggu, (19/07/2026), di Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara. Di sana, personel Satgas berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk melakukan penggalian lubang septic tank secara bersama-sama guna mempercepat pembentukan infrastruktur sanitasi ini.
Spesifikasi dari pembangunan sanitasi ini dirancang dengan ukuran lebar 1,25 meter, panjang 1,50 meter, dan tinggi 2,54 meter. Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk meningkatkan tingkat kebersihan lingkungan di daerah pedesaan. Semangat gotong royong terlihat jelas di lokasi pembangunan, di mana personel TNI dan warga bergotong royong sejak pagi hari mencangkul dan mengangkat tanah sebagai upaya untuk mempercepat penyediaan fasilitas kesehatan dasar tersebut.
Kapten Inf M. Latip, selaku Komandan SSK TMMD ke-129 Kodim 0412/LU, mengatakan bahwa pemenuhan fasilitas sanitasi sangatlah penting. Diharapkan, fasilitas yang dibangun dapat mengubah kebiasaan masyarakat menjadi lebih higienis dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya MCK ini, TNI berharap ada dampak positif jangka panjang bagi kesehatan keluarga yang tinggal di Desa Baru Raharja. Kegiatan gotong royong ini juga menunjukkan kemanunggalan yang kuat antara TNI dan masyarakat. Salah satu contoh manfaat dari program ini dirasakan oleh Ibu Landep, seorang warga lanjut usia yang menerima bantuan dan merasa sangat terbantu. Selain MCK, ia juga mendapatkan program pembangunan rumah layak huni. Lewat TMMD ke-129 ini, Kodim 0412/LU menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat, menciptakan desa yang lebih sehat, maju, dan sejahtera.
